Kalau mendengar kalimat ini ada beberapa persepsi… mengenai menghitung hari..
Apakah kita mau melakukan sesuatu dekat dengan hari ‘H’ atau apakah kita mau menerima gaji? Atau kita akan di ‘PHK’ atau kita menghitung hari akan mendapatkan sesuatu yang ‘wah’…ya artikan sendiri saja menghitung hari itu… Tapi kalau dengan saya sendiri, menghitung hari adalah menghitung hari menuju bersama dengan ’si dia’ selamanya. Akhirnya ‘dia’ menjadi pelabuhan terakhir diriku. Aku berharap halangan rintangan bisa kami hadapi dengan ikhlas dan dengan segala kekuatan kami untuk menaiki bahtera kehidupan yang akan kami hadapi lagi…lagi…dan lagi…seperti halnya lagu si KD Menghitung Hari…
Menghitung hari
Detik demi detik
Masa ku nanti apa kan ada
Jalan cerita kisah yang panjang
Menghitung hari…
Padamkan saja
Kobar asmaramu
Cinta putih itu takkan ada
Yang aku minta tulus hatimu
Bukan puitis
Pergi saja cintamu pergi
Bilang saja pada semua
Biar semua tahu adanya
Diriku kini sendiri
Padamkan saja
Kobar asmaramu
Jika putik itu takkan ada
Yang aku minta tulus hatimu
bukan puitis



